Rumus Menghitung Status Gizi
Hello Kaum Berotak! Apakah kamu pernah merasa bingung ketika ingin mengetahui status gizi? Tenang saja, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang rumus menghitung status gizi secara lengkap dan mudah dipahami.
Apa itu Status Gizi?
Sebelum masuk ke pembahasan tentang rumus menghitung status gizi, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu status gizi. Status gizi adalah kondisi tubuh seseorang yang dilihat dari aspek kesehatan, baik dari segi nutrisi maupun kecukupan energi yang diterima tubuh.
Status gizi yang baik berarti tubuh mendapatkan asupan gizi dan energi yang cukup untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Sedangkan status gizi yang buruk dapat berdampak pada kesehatan tubuh, seperti mudah lelah, resistensi terhadap penyakit, hingga gangguan pertumbuhan dan perkembangan.
Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi
Sebelum kita membahas tentang rumus menghitung status gizi, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi status gizi seseorang, di antaranya:
- Asupan makanan yang kurang baik
- Kondisi kesehatan yang buruk
- Kurangnya olahraga dan aktivitas fisik
- Kondisi lingkungan yang tidak sehat dan tidak memadai
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan dan asupan nutrisi yang cukup agar dapat memiliki status gizi yang baik.
Rumus Menghitung Status Gizi
Ada beberapa rumus yang dapat digunakan untuk menghitung status gizi seseorang, di antaranya:
- Body Mass Index (BMI)
- Indeks Massa Tubuh (IMT)
- Lingkar Lengan Atas (LLA)
- Perhitungan Kebutuhan Energi
1. Body Mass Index (BMI)
Body Mass Index (BMI) adalah rumus yang digunakan untuk menghitung berat badan ideal seseorang. Rumus BMI adalah:
BMI = Berat Badan (kg) / Tinggi Badan (m)²
Jika hasil BMI kurang dari 18,5, berarti seseorang mengalami kekurangan berat badan. Jika hasil BMI antara 18,5 – 24,9, berarti seseorang memiliki berat badan yang ideal. Jika hasil BMI antara 25 – 29,9, berarti seseorang mengalami kelebihan berat badan. Sedangkan jika hasil BMI lebih dari 30, berarti seseorang mengalami obesitas.
2. Indeks Massa Tubuh (IMT)
Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah rumus yang juga digunakan untuk menghitung berat badan ideal seseorang. Rumus IMT adalah:
IMT = Berat Badan (kg) / Tinggi Badan (cm)² x 10.000
Jika hasil IMT kurang dari 18,5, berarti seseorang mengalami kekurangan berat badan. Jika hasil IMT antara 18,5 – 24,9, berarti seseorang memiliki berat badan yang ideal. Jika hasil IMT antara 25 – 29,9, berarti seseorang mengalami kelebihan berat badan. Sedangkan jika hasil IMT lebih dari 30, berarti seseorang mengalami obesitas.
3. Lingkar Lengan Atas (LLA)
Lingkar Lengan Atas (LLA) adalah rumus yang digunakan untuk menghitung status gizi pada anak balita. Rumus LLA adalah:
LLA = Lingkar Lengan Atas (cm) / 2π
Jika hasil LLA kurang dari 12,5 cm, berarti anak mengalami malnutrisi akut yang berat. Jika hasil LLA antara 12,5 – 13,5 cm, berarti anak mengalami malnutrisi akut yang sedang. Jika hasil LLA antara 13,5 – 15 cm, berarti anak mengalami malnutrisi akut yang ringan. Sedangkan jika hasil LLA lebih dari 15 cm, berarti anak memiliki status gizi yang baik.
4. Perhitungan Kebutuhan Energi
Perhitungan Kebutuhan Energi adalah rumus yang digunakan untuk menghitung kebutuhan energi seseorang berdasarkan jenis kelamin, usia, berat badan, dan aktivitas fisik. Rumus Perhitungan Kebutuhan Energi adalah:
Kebutuhan Energi = BMR x AF
BMR adalah Basal Metabolic Rate atau laju metabolisme basal, sedangkan AF adalah Activity Factor atau faktor aktivitas. Rumus BMR dan AF dapat dilihat pada tabel berikut:
Jenis Kelamin | Rumus BMR | Rumus AF |
---|---|---|
Pria | 66 + (13,7 x Berat Badan) + (5 x Tinggi Badan) – (6,8 x Usia) | Sedentary: 1,2 Moderate: 1,55 Active: 1,9 |
Wanita | 655 + (9,6 x Berat Badan) + (1,8 x Tinggi Badan) – (4,7 x Usia) | Sedentary: 1,2 Moderate: 1,55 Active: 1,9 |
Jika kita sudah mengetahui BMR dan AF kita, maka kita dapat menghitung kebutuhan energi kita dengan rumus Kebutuhan Energi di atas.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa status gizi adalah kondisi tubuh seseorang yang dilihat dari aspek kesehatan, baik dari segi nutrisi maupun kecukupan energi yang diterima tubuh. Ada beberapa rumus yang dapat digunakan untuk menghitung status gizi seseorang, di antaranya adalah Body Mass Index (BMI), Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar Lengan Atas (LLA), dan Perhitungan Kebutuhan Energi. Penting bagi kita untuk menjaga kesehatan dan asupan nutrisi yang cukup agar dapat memiliki status gizi yang baik.
Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!